Metode Penentuan Proporsi Bola Penggiling Baja dan Contoh

Mesin penggiling bola dilengkapi dengan berbagai bola berukuran berbeda untuk mengolah bahan campuran dengan ukuran partikel yang bervariasi. Untuk mendapatkan hasil penggilingan yang baik, perbandingan massa berbagai bola harus sesuai dengan ukuran partikel bahan.

Apa itu penentuan proporsi bola penggiling baja?

Penentuan proporsi bola baja dalam penggilingan bola memiliki dua implikasi. Yang pertama adalah menentukan jenis bola yang akan dipasang. Yang kedua adalah menentukan proporsi bola dengan diameter yang berbeda-beda, serta massa aktualnya.

Pabrik pengolahan baru dapat belajar dari pabrik pengolahan serupa mengenai rasio penambahan bola yang sebenarnya, kemudian melakukan penyesuaian yang sesuai dalam proses produksi.

20210817172706 10088
Metode Penentuan Proporsi Bola Penggiling Baja dan Contoh 1

Bola Penggiling

Metode Penentuan Proporsi Bola Penggiling Baja

Metode distribusi bola pada mesin penggiling bola dapat dirangkum sebagai berikut:

1. Ambil semua sampel bijih dari ball mill (biasanya ambil sampel bijih baru dan pasir sisa, lalu campurkan sampel tersebut sesuai proporsi) untuk analisis penyaringan. Bagi sampel menjadi beberapa ukuran partikel, seperti 18-12, 12-10, 10-8, 8-6, dll. Kemudian timbang setiap ukuran partikel, dan hitung persentase massa (hasil) setiap ukuran butiran, seperti γ18-12, γ12-10, dll.;

2. Gunakan batas atas dari setiap ukuran partikel (seperti 18, 12, 10, 8, dll.) atau nilai rata-rata dari batas atas dan bawah (seperti 15, 11, 9, 7, dll.) untuk merujuk ke Tabel 18 atau gunakan rumus untuk menentukan diameter bola yang perlu ditambahkan untuk setiap ukuran partikel, seperti γ18-12, γ12-10, dll.;

3. Perbandingan massa berbagai bola harus sesuai dengan ukuran partikel bahan. Tentukan persentase berbagai ukuran bola dalam total massa bola yang ditambahkan, sesuai dengan γ’ D18 = γ18-12, γ’ D12 = γ12-10, γ’ D10 = γ10-8, γ’ D8 = γ8-6, dan seterusnya;

4. Sesuaikan hasil perhitungan secara tepat. Karena bola-bola berukuran terlalu kecil tidak sesuai dengan alokasi bola yang sebenarnya, kami hanya memilih beberapa jenis bola. Oleh karena itu, bola yang dihitung dengan diameter kecil dapat dialokasikan ke bola yang lebih besar secara proporsional. Persentase massa setiap ukuran partikel bola dapat ditentukan ulang, seperti γD18, γD12, γD10, dan sebagainya;

5. Hitung massa aktual dari setiap ukuran partikel bola.

a. Hitung massa total G bola sesuai dengan rumus:

G = π / 4 × D² × L × ϕ × δ

Dalam rumus ini, G merupakan massa total bola (t). D adalah diameter dalam silinder ball mill (m). L adalah panjang efektif silinder ball mill (m). ϕ adalah tingkat pengisian media (%). Dan δ adalah densitas volume bola (t/m³).

b. Kemudian hitung massa masing-masing bola.

GD18=G• γD18, GD12=G• γD12, GD10=G• γD10, GD8=G• γD8, dan seterusnya.

Contoh perbandingan bola penggiling baja

Pabrik pengolahan mineral di Singapura memuat bola ke dalam ball mill tipe grid basah berukuran ϕ 1500mm×3000mm, menentukan tingkat pengisian ϕ = 50%, dan memilih bola penggilingan baja cor dengan densitas δ = 4,5 t/m³. Ball mill tersebut mengolah bijih bertekstur sedang.

1. Lihat Tabel 1 untuk hasil analisis penyaringan semua sampel bijih dari ball mill.

Tabel 1

Ukuran butiran (mm)Hasil (%)Ukuran butiran (mm)Hasil (%)
18-12γ18-12 = 206-4γ6-4 = 5
12-10γ12-10 = 404-2γ4-2 = 4
10-8γ10⁻⁸ = 152-1γ2-1 = 4
8-6γ8-6 = 81-0γ1-0 = 4

2. Hitung diameter bola sesuai dengan batas atas setiap ukuran partikel dan bulatkan ke atas. Lihat Tabel 2.

Tabel 2

Ukuran butiran (mm)Diameter bola (mm)Ukuran butiran (mm)Diameter bola (mm)
18-12D18 = 1206-4D6 = 70
12-10D12 = 1004-2D4 = 60
10-8D10 = 902-1D2 = 50
8-6D8 = 801-0D1-0 = 40

3. Persentase massa berbagai bola ditunjukkan dalam Tabel 21.

Tabel 21

Diameter bola (mm)Rasio kualitas (%)Diameter bola (mm)Rasio kualitas (%)
12020705
10040604
9015504
808404

Jika ditentukan bahwa hanya empat bola dengan nilai 120, 100, 80, dan 60 yang ditambahkan, perbandingan 90, 70, 50, dan 40 bola dapat disesuaikan secara tepat dengan bola-bola lainnya. Hasil penyesuaian contoh ini ditampilkan dalam Tabel 3.

Tabel 3

Diameter bola (mm)Rasio kualitas (%)Diameter bola (mm)Rasio kualitas (%)
120308013
100456012

4. Hitung massa total G dari bola-bola yang ditambahkan:

G = π / 4 × D² × L × ϕ × δ = π / 4 × 1,52 × 3 × 0,5 × 4,5 = 11,928 (t)

5. Hitung massa masing-masing bola yang harus ditambahkan secara terpisah.

G120 = G • γ120 = 11,928 × 30% = 3,58 (t)

G100 = G • γ100 = 11,928 × 45% = 5,37 (t)

G80 = G • γ80 = 11,928 × 13% = 1,55 (t)

G60 = G • γ60 = 11,928 × 12% = 1,43 (t)

6. Berdasarkan hasil perhitungan, timbang bola tersebut.